Sabtu, 08 November 2014

Manfaat Kacang Mete : Dari menjaga berat badan tetap stabil sampai mencegah kanker





Ilustrasi kacang mete. ©Shutterstock.com/Elena M. Tarasova

Kacang mete atau kacang mede adalah kacang yang berasal dari buah jambu monyet. Dengan rasanya yang enak dan khas, kacang ini tentunya memiliki banyak penggemar di dunia. Kacang mete biasa digunakan dalam berbagai jenis makanan, namun kebanyakan pada makanan penutup seperti kue, es krim, atau cemilan.
Tak hanya enak, ternyata kacang mete juga memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Hal ini karena banyaknya nutrisi yang terkandung di dalamnya, seperti zinc, zat besi, fosfor, dan lainnya. Lantas, apa saja manfaat makan kacang mete untuk kesehatan? Ini dia daftarnya, seperti dilansir oleh Boldsky (04/01).

1.   Mencegah kanker

Kacang mete mengandung antioksidan yang disebut proanthocyanidins yang memiliki khasiat mencegah kanker. Dengan begitu, kacang mete bisa membantu Anda untuk mencegah dan mengatasi pertumbuhan sel abnormal yang nantinya bisa menyebabkan tumor atau kanker.

2. Melawan diabetes

Salah satu manfaat kesehatan kacang mete yang cukup besar dan penting adalah kemampuannya untuk mengontrol diabetes. Mengonsumsi kacang mete secara teratur bisa membantu Anda menurunkan tingkat gula darah yang bisa menaikkan risiko diabetes. Jika Anda sering mengalami masalah dengan gula darah, tak ada salahnya mulai mengonsumsi kacang mete secara teratur.

 

3. Membunuh bakteri

Makan kacang mete dalam jumlah tertentu bisa membantu mencegah infeksi pada mulut dan gigi. Nutrisi dalam kacang mete bisa membantu membunuh bakteri yang menyebabkan infeksi pada gigi. Tak hanya itu, makan kacang mete juga bisa membantu mengurangi jerawat.

 

4. Mencegah batu empedu

Salah satu khasiat kacang mete yang besar adalah mencegah terbentuknya batu empedu. Mengonsumsi kacang mete diketahui bisa mengurangi terbentuknya batu empedu hingga 25 persen. Caranya, tambahan satu ons kacang mete pada diet Anda seminggu sekali

 

5. Kesehatan tulang dan darah

Mengonsumsi kacang mete bisa membantu meningkatkan kesehatan tulang dan darah. Antioksidan yang ada dalam kacang mete akan menurunkan radikal bebas dan membantu tubuh menyerap zat besi yang berguna untuk kesehatan tulang dan darah

 

6. Kesehatan jantung

Kacang mente dipenuhi dengan kolesterol baik yang tak akan membahayakan jantung. Sebaliknya, kolesterol dalam kacang mete justru meningkatkan sirkulasi pada jantung dan menjaga kesehatannya. Ini disebabkan adanya asam lemak sehat yang terkandung dalam kacang mete.

 

7. Mencegah kelelahan

Dalam kacang mete terdapat kandungan magnesium yang besar. Magnesium sangat berguna untuk mencegah rasa lelah dan stres. Tak hanya itu, magnesium juga membantu menjaga kebugaran tubuh secara keseluruhan. Kacang mete juga bisa membantu menjaga tekanan darah, rasa lelah yang berlebihan, keram otot, dan migrain.

8. Menjaga berat badan

Mengonsumsi kacang mete secara teratur setiap hari bisa membantu Anda menurunkan berat badan atau menjaga berat badan tetap stabil. Ini adalah salah satu manfaat kacang mete yang sangat menarik. Kacang mete mengandung lemak sehat yang akan membuat Anda cepat kenyang dan membantu mengurangi jumlah lemak yang jahat dalam tubuh.
Itulah beberapa manfaat kacang mete untuk kesehatan. Saat ini harga kacang mete memang tak semurah kacang lainnya, seperti kacang tanah. Namun harga dan rasanya yang enak terbukti memiliki banyak manfaat.

Sumber : Merdeka.com -

Jambu monyet dan kacang mete? Apa hubungannya?

Jambu monyet atau jambu mede (Anacardium occidentale) adalah sejenis tanaman dari suku Anacardiaceae yang berasal dari Brasil dan memiliki "buah" yang dapat dimakan. Yang lebih terkenal dari jambu mede adalah kacang mede, kacang mete atau kacang mente; bijinya yang biasa dikeringkan dan digoreng untuk dijadikan berbagai macam penganan. Secara botani, tumbuhan ini sama sekali bukan anggota jambu-jambuan (Myrtaceae) maupun kacang-kacangan (Fabaceae), melainkan malah lebih dekat kekerabatannya dengan mangga (suku Anacardiaceae).
Dikenal juga dengan berbagai nama seperti jambu mèdè (Sd.); jambu mété atau jambu ménté (Jw.); jhambu monyèt (Md.); jambu dwipa, jambu jipang, nyambu monyèt (Bl.); nyambuk nyĕbèt (Sas.); jambu érang, jambu monyé (Mink.); jambu dipa (Banj.); buwah monyet (Timor); buwah yaki (Manado); buwa yakis, wo yakis (Sulut); buwa yaki (Ternate, Tidore); buwa jakis (Galela); jambu daré, jambu masong (Mak.); jampu sèrĕng, jampu tapĕsi (Bug.); dan lain-lain.
Dalam bahasa Inggris dinamakan cashew (tree), yang diturunkan dari perkataan Portugis untuk menamai buahnya, caju, yang sebetulnya juga merupakan pinjaman dari nama dalam bahasa Tupi, acajú. Sementara nama marganya (Anacardium) merujuk pada bentuk buah semunya yang seperti jantung terbalik.
Pohon berukuran sedang, tinggi sampai dengan 12 m, dengan tajuk melebar, sangat bercabang-cabang, dan selalu hijau. Tajuk bisa jadi tinggi dan menyempit, atau rendah dan melebar, bergantung pada kondisi lingkungannya.
Daun-daun terletak pada ujung ranting. Helai daun bertangkai, bundar telur terbalik, kebanyakan dengan pangkal meruncing dan ujung membundar, melekuk ke dalam, gundul, 8–22 × 5–13 cm.
Berumah satu (monoesis), bunga-bunga berkelamin campuran, terkumpul dalam sebuah malai rata berambut halus, lebar 15–25 cm. Kelopak berambut, 4–5 mm. Mahkota runcing, lk 1 cm, putih kemudian merah, berambut. Buah geluk berwarna coklat tua, membengkok, tinggi lk 3 cm.

Tanaman ini dikembangkan terutama untuk dipungut buah sejatinya. Yang dikenal umum sebagai "buah", yakni bagian lunak yang membengkak berwarna kuning atau merah, sesungguhnya adalah dasar bunga (receptaculum) yang mengembang setelah terjadinya pembuahan. Buah sesungguhnya adalah bagian "monyet"nya yang keras, coklat kehitaman berisi biji yang dapat diolah menjadi makanan; yakni kacang mete yang lezat. Secara tradisional kacang ini biasanya digoreng sebagai nyamikan teman minum teh atau kopi; sedangkan secara modern kini umum dijumpai sebagai pengisi dan penghias penganan semacam coklat dan kue-kuean.

Kacang mete, mentah
Nilai nutrisi per 100 g (3.5 oz)
2.314 kJ (553 kcal)
30.19 g
- Gula
5.91 g
3.3 g
43.85 g
18.22 g
.42 mg (32%)
.06 mg (4%)
1.06 mg (7%)
.86 mg (17%)
.42 mg (32%)
Folat (Vit. B9)
25 μg (6%)
.5 mg (1%)
37 mg (4%)
6.68 mg (53%)
292 mg (79%)
593 mg (85%)
660 mg (14%)
5.78 mg (58%)
Persentase merujuk kepada rekomendasi Amerika Serikat untuk dewasa.
Meskipun dianggap sebagai kacang di dalam dunia boga, dalam ilmu botani kacang mete sebenarnya merupakan biji tunggal dari buah sejatinya. Biji ini dikelilingi oleh cangkang ganda yang mengeluarkan getah yang mengandung urushiol, yang dapat mengakibatkan iritasi pada kulit manusia. Beberapa orang alergi terhadap kacang mete, tetapi sesungguhnya kacang mete jarang mengakibatkan alergi pada manusia jika dibandingkan dengan kacang lainnya.
Dari kacang mete juga dapat diekstrak minyak yang berkualitas tinggi. Hasil sampingnya, yakni kulit biji, dimanfaatkan untuk pakan unggas. Sejenis minyak juga dihasilkan dari cangkang buah mete (CNSL, cashew nut shell liquid), yang dipakai dalam industri dan juga sebagai bahan untuk mengawetkan kayu atau jala.
Buah semu jambu monyet kadang-kadang juga dijual di pasar. Buah ini agak disenangi orang oleh karena rasanya yang asam segar, akan tetapi sering pula tercampur rasa sepat. Rasa manis dari buah jambu monyet ini memungkinkan untuk dikembangkan sebagai sirup atau difermentasi untuk mendapatkan jenis minuman beralkohol. Anggur (sari buah yang agak terfermentasi) dari jambu mede dinikmati pada masa panen, dan dapat didistilasi untuk dijadikan minuman berkandungan alkohol tinggi. Buah semu yang tak terolah di wilayah-wilayah produksinya dimanfaatkan sebagai pakan ternak.
Daun-daun muda jambu monyet disukai sebagai lalap, mentah atau dimasak. Daun yang tua dimanfaatkan sebagai obat penyakit kulit, untuk mengatasi ruam-ruam pada kulit. Semua bagian pohonnya juga dapat dimanfaatkan dalam ramuan obat tradisional, terutama untuk menyembuhkan sakit kulit; untuk pembersih mulut; dan untuk obat pencahar (purgativa).
Kayunya berwarna coklat muda dan bernilai rendah, sangat jarang dipergunakan; meski dapat dimanfaatkan sebagai kayu bakar atau kayu perkakas bermutu rendah. Sejenis getah yang mengeras di udara terbuka (gom) dihasilkan dari batang yang dilukai. Gom ini dapat menjadi perekat buku yang baik, sekaligus mencegah serangan rayap yang juga baik untuk merekat kusen atau kayu lapis.

Sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Jambu_monyet